| Akhirnya Saya Tahu Siapa Jenazah Itu Posted: 02 Jul 2012 05:30 AM PDT Akhirnya saya tahu siapa jenazah itu. Namanya Pak Kholid. Salah seorang pengurus masjid dekat tempat tinggal saya. Orang yang tergolong rajin shalat berjamaah di masjid daripada warga kebanyakan. Jika azan berkumandang, ketika mungkin orang-orang memilih untuk shalat di rumah, hanya sedikit orang yang shalat di masjid. Dan Pak Kholid termasuk orang yang sedikit itu.  
 |
| Cinta, Biarkan Aku Menyambut Cinta-Nya Posted: 02 Jul 2012 12:30 AM PDT Cinta, telah lama kita dipisahkan, melalui jarak, melalui waktu... tak kutemui lagi senyum manismu, tak kujumpai lagi gelak, candamu... Aku yang pendiam, dan sosokmu yang periang...  
 |
| Menghindari Kematian Hati Posted: 01 Jul 2012 11:30 PM PDT Allah memberikan ganjaran yang sebesar-besarnya dan derajat yang setinggi-tingginya dalam setiap ujian yang ada di dunia ini. Ada warna sedih – senang, menangis dan tertawa adalah surat cinta dari-Nya. Saat berada dalam kesedihan maka bersyukurlah bahwa Allah masih mencintai kita dan ingin dekat dengan kita, dan saat senang maka bersabarlah untuk mampu menahan diri dari 'terlalu cintanya' kita pada dunia.  
 |
| Drama Bintang tak Bersinar Posted: 01 Jul 2012 09:30 PM PDT Dari suatu malam yang terus bergelimang bintang, Aku hanya menyaksikan dua orang sedang kompetisi kata-kata. Aku mendapati bintang saat keluar barusan, mencari sesuatu untuk dimakan bersama. Yang aku dapati ketika masuk, mata menyalang dengan emosi, raut mukanya tak manis sama sekali dipandang. Oh My Lord...  
 |
| Puisi Malam Posted: 01 Jul 2012 08:30 PM PDT Ketika rembulan memanjakan redupnya, Pekatnya malam meredam keping-keping kisah, Adakah bintang mengadu pada bumi… akan lelahnya bersinar, Atau bumi berkeluh agar dapat berhenti berputar.  
 |
| Harga Sebuah Ketulusan Posted: 01 Jul 2012 07:30 PM PDT Siang ini saya menyempatkan untuk berkunjung ke rumah seorang teman. Seperti umumnya di negeri ini, bila bertamu biasanya akan disuguhi makanan. Demikian pula yang saya alami saat berkunjung ke rumahnya. Secangkir teh, entah tawar atau manis, itu suguhan yang paling umum untuk menjamu pengunjung.  
 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar